PAMEKASAN, Metaberita.com – Seorang bocah taman kanak-kanak berinisial MAI (6) mengalami luka di bagian kepala usai terlibat insiden dengan mobil pengangkut program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi saat mobil MBG milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Potoan 2 tengah melakukan manuver mundur di sekitar lingkungan Raudhlatul Athfal (RA) As Shufiyah. Pada saat bersamaan, korban berada di sekitar kendaraan dan diduga mencoba bergelantungan di bagian mobil.

Akibat kejadian itu, MAI terjatuh dan mengalami luka robek di kepala hingga harus mendapatkan 14 jahitan, serta lecet pada bagian bahu. Korban sempat nyaris terlindas ban belakang kendaraan, namun berhasil terhindar dari dampak yang lebih fatal.

Warga setempat, Rudi, mengatakan insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, korban bersama beberapa anak lain berada di sekitar mobil MBG saat kendaraan hendak mundur.

“Informasinya anak itu berusaha naik ke mobil lalu terjatuh. Setelah kejadian langsung dibawa ke puskesmas,” ujarnya.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan penanganan medis. Kepala UPT Puskesmas Palengaan, dr Karmiatus Sakdiyah, membenarkan adanya pasien anak dengan luka akibat insiden tersebut.

“Benar, anak itu sempat ditangani di Unit Gawat Darurat. Mengalami luka sobek di kepala dan lecet di bahu,” kata Karmiatus.

Ia menjelaskan, kondisi korban saat tiba di puskesmas dalam keadaan sadar. Setelah dilakukan tindakan medis berupa penjahitan pada luka kepala dan observasi singkat, korban diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

">

“Kondisinya membaik saat dipulangkan. Tidak ada keluhan serius selain luka tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Mitra SPPG Dapur Potoan 2 Kecamatan Palengaan, Abd Hakim, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun ia menegaskan bahwa kejadian itu bukan disebabkan oleh kelalaian pengemudi.

“Mobil sedang mundur, lalu anak itu naik dan bergelantungan. Saat kendaraan bergerak, anak tersebut terjatuh,” jelasnya.

Pihak puskesmas menyebutkan, aparat kepolisian juga telah mendatangi lokasi untuk mengumpulkan informasi awal. Namun, terkait kronologi detail kejadian, pihak medis menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

“Kalau soal kronologi lengkap, bisa dikonfirmasi ke kepolisian. Kami hanya menangani kondisi medis korban,” pungkas Karmiatus.