Pamekasan, Metaberita.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pasean menggelar pertemuan bersama para pengurus lembaga yang baru sekaligus buka puasa bersama di Pondok Pesantren Al-Mukarromah, Pasean, Pamekasan, Pada Rabu/04/03/26.

Kegiatan ini menjadi agenda konsolidasi awal kepengurusan baru di lingkungan MWC NU Pasean. Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus MWC NU, dan ketua lembaga Nahdlatul Ulama Kecamatan pasean.

Turut Hadir Para Ketua Ketua Lembaga

  • Rabithah Ma’ahid al-Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU)
  • Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU)
  • Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi)
  • Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU)
  • Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU)
  • Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)
  • Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU)
  • Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU)
  • Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU)
  • Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam)

Ketua MWC NU Pasean K. Abd Rasad, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar-lembaga serta menyamakan arah program kerja ke depan. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

“Momentum ini penting untuk membangun komunikasi yang solid antar-pengurus agar program yang direncanakan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas,” ujar Kak Rasad Sapaan Akrabnya.

Selain rapat koordinasi, acara juga diisi dengan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh pengurus untuk menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat hubungan.

Melalui pertemuan tersebut, MWC NU Pasean berharap kepengurusan lembaga yang baru dapat segera bekerja secara efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Pasean dan sekitarnya.

">

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta kopi darat (kopdar) antar-pengurus dan para Ketua Lembaga NU. (*)