SUMENEP, Metaberita.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya peran Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep sebagai organisasi pembinaan yang dikelola secara profesional dan menjunjung prinsip keterbukaan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu mengakomodasi seluruh elemen bola voli di daerah.

Menurut Fauzi, keberhasilan pembinaan atlet sangat bergantung pada soliditas organisasi. Karena itu, PBVSI dituntut tidak berjalan eksklusif, melainkan menjadi rumah bersama bagi pelatih, atlet, klub, serta komunitas voli yang selama ini aktif di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa geliat olahraga bola voli di Sumenep tumbuh dari partisipasi masyarakat yang kuat, mulai dari tingkat desa hingga sekolah. Namun potensi besar tersebut, lanjutnya, perlu ditopang dengan manajemen organisasi yang tertata agar dapat menghasilkan prestasi yang berkelanjutan.

“PBVSI harus dikelola secara profesional, inklusif, dan fokus pada prestasi. Ketua dan pengurus baru harus mampu merangkul semua pihak yang terlibat dalam dunia bola voli,” kata Fauzi, Senin (5/1/2026).

Ia menilai PBVSI memiliki peran strategis dalam membangun sistem pembinaan atlet yang terarah, baik melalui kompetisi berjenjang, pembinaan usia dini, maupun peningkatan kualitas sumber daya pelatih. Untuk itu, kerja sama lintas sektor dinilai menjadi kunci penguatan ekosistem olahraga voli di Sumenep.

Lebih lanjut, Fauzi mendorong adanya sinergi antara PBVSI dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta pihak swasta. Kolaborasi tersebut diyakini mampu memperluas peluang penyelenggaraan turnamen, pengembangan fasilitas olahraga, serta kesinambungan program pembinaan atlet.

Bupati Fauzi juga berharap PBVSI Sumenep tidak hanya berorientasi pada kejuaraan lokal. Dengan perencanaan yang matang dan tata kelola organisasi yang baik, ia optimistis atlet voli asal Sumenep mampu menembus persaingan di level provinsi bahkan nasional.

Selain mengejar prestasi, Fauzi mengingatkan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan harus tertanam dalam setiap proses pembinaan.

">

Untuk itu, ia meminta kepengurusan baru PBVSI Sumenep segera merumuskan program kerja yang jelas, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan pembinaan di tingkat akar rumput.

“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.