Bangkalan, Metaberita.com – Kepolisian Resor Bangkalan masih menghadapi tantangan besar dalam mengungkap tuntas kasus pembegalan yang terjadi di Desa Kebun, Kecamatan Kamal, pada Kamis dini hari (1/1). Hingga kini, dua dari tiga terduga pelaku belum berhasil ditangkap dan masih dalam pelarian.

Pihak kepolisian mengakui bahwa perkembangan penyelidikan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Dari total tiga orang pelaku, baru satu yang berhasil diamankan, sementara dua lainnya masih diburu aparat penegak hukum.

Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menyampaikan bahwa satu pelaku yang telah diamankan bernama Sakroni (29), warga Desa Pendabah, Kecamatan Kamal. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh (Syamrabu) Bangkalan akibat luka-luka yang diderita setelah sempat diamuk warga.

“Untuk sementara, baru satu pelaku yang bisa kami amankan. Belum ada perkembangan lanjutan terkait dua pelaku lainnya,” ujar Ipda Agung saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, dua pelaku yang melarikan diri sebenarnya telah diketahui identitasnya. Aparat kepolisian kini terus melakukan upaya pengejaran dan koordinasi intensif dengan satuan Reserse Kriminal guna mempercepat proses penangkapan.

“Identitas sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam tahap pengejaran dan akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Kasatreskrim,” imbuhnya.

Peristiwa pembegalan tersebut dialami oleh dua korban, Syamsul Arifin dan Hamdani. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB ketika keduanya tengah dalam perjalanan pulang dari arah Jembatan Suramadu menuju rumah mereka.

Setibanya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet oleh tiga orang pelaku yang membawa senjata tajam. Para pelaku kemudian menghentikan kendaraan korban dan merampas sepeda motor Honda PCX yang mereka kendarai.

">

Usai melakukan aksinya, ketiga pelaku berusaha melarikan diri ke arah Kecamatan Labang. Namun, korban dengan sigap menghubungi rekan-rekannya untuk meminta bantuan melakukan pengejaran.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh warga setempat sebelum akhirnya diamankan polisi, meski sempat menjadi sasaran amuk massa.