Metaberita.com – Laga antara Everton dan Manchester United di Goodison Park pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB menyuguhkan pertarungan sengit sepanjang 45 menit pertama. Meski tempo permainan berada di level sedang, kedua tim tetap menunjukkan intensitas tinggi dalam perebutan bola, walau peluang bersih terbilang minim.

Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester United langsung mengambil kendali permainan. Tekanan cepat mereka hampir berbuah gol ketika laga baru berjalan empat menit. Amad Diallo memanfaatkan bola muntah dan melepaskan tembakan ke arah pojok kiri bawah gawang. Namun, Jordan Pickford tampil sigap. Kiper Everton itu melakukan penyelamatan refleks yang mengundang sorakan kagum dari pendukung tuan rumah.

Everton merespons cepat. Idrissa Gueye mencoba peruntungannya lewat sepakan jarak jauh semenit berselang, tetapi upayanya masih mampu diredam barisan pertahanan Setan Merah. Tuan rumah juga mengandalkan eksplorasi sisi sayap untuk membongkar pertahanan lawan. Harrison Armstrong sempat menusuk ke dalam kotak penalti lewat pergerakan cepat, meski akhirnya dihentikan bek United sebelum menciptakan ancaman berarti.

Memasuki pertengahan babak, ritme pertandingan sedikit terputus akibat beberapa pelanggaran. James Tarkowski sempat mendapatkan perawatan medis di lapangan, disusul Thierno Barry yang mengalami benturan keras. Situasi ini membuat alur permainan tak lagi mengalir seperti di awal laga.

Manchester United mencoba membangun serangan dengan mengandalkan kreativitas Bruno Fernandes dan distribusi bola dari Casemiro. Sayangnya, sentuhan akhir masih belum maksimal. Sejumlah umpan terobosan gagal menemui sasaran, sementara percobaan Diogo Dalot pada menit ke-32 hanya melintas tipis di sisi kanan gawang Everton.

Everton justru memperoleh peluang matang melalui skema bola mati pada menit ke-39. James Garner melepaskan tendangan bebas terarah ke sudut kiri atas gawang. Senne Lammens menunjukkan kualitasnya di bawah mistar dengan penyelamatan gemilang yang menjaga skor tetap imbang.

Di penghujung babak pertama, intensitas kembali meningkat. Bruno Fernandes sempat mendapatkan kesempatan emas pada masa injury time setelah menerima umpan di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaiannya kurang sempurna dan bola melambung jauh di atas mistar—membuang peluang terbaik United sebelum turun minum.

Wasit Darren England menutup paruh pertama pada menit 45+4. Hingga jeda, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang benar-benar bersih. Pertahanan yang disiplin dari masing-masing kubu membuat skor tetap kacamata, menandai babak pertama yang berjalan ketat dan penuh kehati-hatian.

">