Jadwal Puasa Sunnah Selama Januari 2026
Metaberita.com – Puasa merupakan salah satu ibadah penting dalam ajaran Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana menahan hawa nafsu, tetapi juga memiliki banyak keutamaan, termasuk manfaat spiritual dan kesehatan. Selain puasa wajib di bulan Ramadan, umat Islam juga dianjurkan untuk menjalankan berbagai puasa sunnah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Pada Januari 2026, terdapat empat jenis puasa sunnah yang dapat diamalkan oleh umat Islam, yakni puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, puasa Rajab, dan puasa Sya’ban. Berikut penjelasannya.
Puasa Senin dan Kamis
Puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis dikenal memiliki banyak keutamaan dan merupakan amalan yang rutin dilakukan Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah RA, bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa menjaga puasa pada dua hari tersebut.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa amal perbuatan manusia dilaporkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Karena itu, beliau menginginkan amalnya disampaikan dalam keadaan sedang berpuasa. Selain itu, pintu-pintu surga juga dibuka pada dua hari tersebut, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dengan sesama.
Khusus hari Senin, puasa memiliki nilai tersendiri karena bertepatan dengan hari kelahiran Rasulullah SAW dan hari pertama kali turunnya wahyu.
Pada Januari 2026, puasa Kamis dapat dimulai pada 1 Januari 2026, sementara puasa Senin dimulai pada 5 Januari 2026.
Puasa Ayyamul Bidh
">Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap bulan Hijriah pada tanggal 13, 14, dan 15, yang dikenal sebagai hari-hari ketika malam diterangi cahaya bulan purnama.
Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas RA, puasa Ayyamul Bidh termasuk sunnah muakkad karena Rasulullah SAW kerap melaksanakannya, baik saat bermukim maupun bepergian. Keutamaannya sangat besar, yakni bernilai seperti puasa sepanjang tahun bagi siapa saja yang istiqamah menjalankannya setiap bulan selama tiga hari.
Pada Januari 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan:
- Sabtu, 3 Januari 2026
- Ahad, 4 Januari 2026
- Senin, 5 Januari 2026
Puasa Rajab
Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang dimuliakan dalam Islam. Karena itu, puasa di bulan Rajab sangat dianjurkan. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa satu hari puasa di bulan-bulan mulia memiliki pahala yang berlipat dibanding bulan lainnya.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menyebutkan bahwa puasa satu hari di bulan Rajab setara dengan puasa 30 hari di luar bulan haram. Puasa Rajab pada Januari 2026 masih dapat dilakukan hingga Senin, 19 Januari 2026, yang diperkirakan menjadi akhir bulan Rajab 1447 H.
Puasa Sya’ban
Puasa Sya’ban juga termasuk sunnah yang sering diamalkan Rasulullah SAW. Dalam riwayat Sayyidah Aisyah RA, disebutkan bahwa Nabi kerap memperbanyak puasa di bulan Sya’ban.
Namun demikian, terdapat ketentuan penting yang perlu diperhatikan. Puasa sunnah Sya’ban tidak boleh dimulai setelah tanggal 15, kecuali bagi orang yang sudah terbiasa berpuasa sebelumnya. Artinya, puasa Sya’ban harus dimulai sejak awal bulan hingga maksimal pertengahan bulan.
Pada Januari 2026, awal bulan Sya’ban diperkirakan jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Jadwal Puasa Sunnah Januari 2026
Berikut jadwal puasa sunnah yang dapat diamalkan umat Islam sepanjang Januari 2026:
- Kamis, 1 Januari 2026 (11 Rajab 1447 H) – Puasa Kamis
- Sabtu, 3 Januari 2026 (13 Rajab 1447 H) – Puasa Ayyamul Bidh
- Ahad, 4 Januari 2026 (14 Rajab 1447 H) – Puasa Ayyamul Bidh
- Senin, 5 Januari 2026 (15 Rajab 1447 H) – Puasa Senin & Ayyamul Bidh
- Kamis, 8 Januari 2026 (18 Rajab 1447 H) – Puasa Kamis
- Senin, 12 Januari 2026 (22 Rajab 1447 H) – Puasa Senin
- Kamis, 15 Januari 2026 (25 Rajab 1447 H) – Puasa Kamis
- Senin, 19 Januari 2026 (29 Rajab 1447 H) – Puasa Senin
- Kamis, 22 Januari 2026 (3 Sya’ban 1447 H) – Puasa Kamis
- Senin, 26 Januari 2026 (7 Sya’ban 1447 H) – Puasa Senin
- Kamis, 29 Januari 2026 (10 Sya’ban 1447 H) – Puasa Kamis
Sebagai catatan, puasa sunnah Rajab dan Sya’ban tetap dapat dilakukan di luar jadwal Senin dan Kamis sesuai kemampuan masing-masing.














