Jeritan Pascabencana: Bendera Putih Berkibar di Sejumlah Wilayah Aceh
ACEH | Metaberita.com – Hampir tiga pekan setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, kondisi warga terdampak dilaporkan masih memprihatinkan. Di tengah keterbatasan bantuan dan kebutuhan hidup yang belum sepenuhnya terpenuhi, sebagian masyarakat mulai mengibarkan bendera putih sebagai simbol permohonan bantuan dan kondisi darurat.
Bendera putih terlihat terpasang di depan rumah warga, pinggir jalan, hingga sekitar lokasi pengungsian. Langkah tersebut mencerminkan kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa stok bahan pangan dan air bersih mulai menipis, sementara mereka belum dapat kembali ke rumah masing-masing akibat kerusakan yang cukup parah. Kondisi pengungsian yang terbatas juga memperparah situasi, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Sebagaimana dilansir IDN Times, pengibaran bendera putih mulai dilakukan warga setelah bantuan yang diterima dinilai belum mencukupi untuk menopang kehidupan sehari-hari dalam jangka waktu lama.
Fenomena tersebut turut menyita perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Banyak pihak menilai aksi warga ini sebagai sinyal kuat bahwa penanganan bencana perlu ditingkatkan, baik dari sisi distribusi bantuan maupun percepatan pemulihan.
Tokoh masyarakat setempat mendorong pemerintah agar memperkuat langkah penanganan bencana dan memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata. Harapannya, kondisi darurat yang dialami warga Aceh dapat segera tertangani dengan langkah konkret dan berkelanjutan.














