PAMEKASAN, Metaberita.com – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, pada Sabtu dini hari (17/01/2026), dan mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah hingga tidak layak huni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pergerakan tanah terjadi sekitar dini hari saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Longsor tersebut menyebabkan sepuluh unit rumah ambles ke arah tebing dengan ketinggian cukup curam. Struktur bangunan dilaporkan mengalami retakan serius, mulai dari lantai hingga dinding yang terbelah.

Salah seorang warga terdampak, Agus Salim, mengungkapkan bahwa tanda-tanda pergerakan tanah sebenarnya sudah dirasakan beberapa hari sebelum kejadian puncak longsor. Getaran tanah semakin kuat pada malam kejadian hingga akhirnya bangunan rumah tidak mampu lagi menahan tekanan tanah.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga memilih langkah antisipatif. Sejak beberapa hari sebelumnya, penghuni rumah telah memindahkan diri untuk tidak bermalam di dalam bangunan. Keputusan itu terbukti menyelamatkan nyawa, karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebanyak tiga belas kepala keluarga yang menghuni sepuluh rumah kini terpaksa mengungsi dan mengevakuasi barang-barang penting mereka. Saat ini, rumah-rumah tersebut dipastikan tidak dapat digunakan kembali karena mengalami kerusakan struktural berat.

Warga setempat menilai longsor kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Meski kawasan tersebut pernah mengalami kejadian serupa pada masa lalu, intensitas kerusakan kali ini jauh lebih besar. Curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus selama sepekan terakhir diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

Sementara itu, Kepala Desa Sana Daja, Uswatun Hasanah, membenarkan bahwa wilayah desanya termasuk daerah rawan bencana tanah bergerak. Ia menyebutkan, pihak desa telah mengingatkan para kepala dusun untuk meningkatkan kewaspadaan sejak awal musim hujan.

Ia juga memastikan bahwa warga terdampak telah diimbau untuk tidak kembali ke rumah masing-masing demi keselamatan. Selain Dusun Paseset Timur, longsor juga dilaporkan terjadi di dua dusun lain, yakni Dusun Laok Gunung dan Dusun Barat Gunung, meski dampaknya tidak separah di lokasi utama.

">

Pemerintah desa berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait penanganan jangka panjang. Mengingat, ancaman longsor di Desa Sana Daja dinilai bukan kejadian baru, melainkan persoalan berulang yang membutuhkan solusi permanen.