PAMEKASAN, Metaberita.com || Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ibnu Aly menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana tanah longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Minggu (25/01/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil dari kegiatan open donasi dan penggalangan dana yang dilakukan oleh PMII Rayon Ibnu Aly selama lima hari. Kegiatan penggalangan dana difokuskan di satu titik, yakni di pertigaan Waru, tepatnya di depan Maharani Resto.

Selama proses penggalangan dana, kader PMII secara bergantian turun ke jalan untuk menghimpun partisipasi masyarakat. Meski dilakukan dengan keterbatasan sebagai mahasiswa, kegiatan tersebut tetap berjalan lancar berkat dukungan masyarakat sekitar.

Bantuan yang disalurkan kepada warga terdampak longsor berupa paket sembako. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi korban dari 14 rumah terdampak, dengan total 43 jiwa yang tergabung dalam 18 kepala keluarga (KK).

PMII Rayon Ibnu Aly, Bersama Korban Bencana Longsor di Sana Daja

Ketua PMII Rayon Ibnu Aly menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini dilandasi oleh rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Turun ke jalan untuk menggalang donasi bukanlah perkara mudah bagi kami sebagai mahasiswa. Ada rasa lelah, panas, dan tantangan lainnya. Namun semua itu menjadi kecil artinya ketika kami mengingat saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Bagi kami, nilai kemanusiaan harus selalu diutamakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Rayon Ibnu Aly mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membuka hati dan memperkuat solidaritas sosial terhadap warga yang terdampak bencana.

Ia mengungkapkan bahwa kehadiran PMII di lokasi bencana disambut dengan hangat oleh warga. Menurutnya, sambutan tersebut mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak.

">

“Ketika kami tiba di lokasi, warga menyambut dengan sangat hangat. Ada harapan yang terlihat jelas dari raut wajah mereka. Kami berusaha tetap tersenyum dan memberi semangat, agar mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini,” ujar Ketua KOPRI yang akrab disapa Neng Ayu.

Bencana tanah longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, terjadi pada Sabtu (17/01/2026). Longsor dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari sebelumnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi layak huni. Warga terdampak masih membutuhkan perhatian serta bantuan lanjutan guna mendukung proses pemulihan pascabencana.