Pergantian Tahun 2026 Dimulai Pukul 17.00 WIB, Ini Negara yang Lebih Dulu Merayakan
Dunia memulai pergantian tahun dari kawasan Pasifik, wilayah yang berada di garis waktu paling timur bumi. Sejumlah negara di kawasan tersebut tercatat sebagai yang pertama merayakan Tahun Baru, jauh lebih awal dibandingkan negara-negara di Asia, Eropa, hingga Amerika.
Perayaan awal Tahun Baru terjadi akibat perbedaan zona waktu global. Wilayah yang berada di sekitar Garis Tanggal Internasional memasuki tanggal 1 Januari lebih dulu, sementara sebagian besar negara lain masih berada pada malam terakhir tahun sebelumnya.
Negara pertama yang menyambut Tahun Baru adalah Kiribati, khususnya di wilayah Kepulauan Line seperti Pulau Kiritimati. Pulau ini berada di zona waktu UTC+14, menjadikannya lokasi paling awal di dunia yang memasuki tahun baru.
Selain Kiribati, sejumlah negara Pasifik lainnya juga termasuk dalam kelompok awal perayaan Tahun Baru. Negara-negara tersebut adalah:
- Kiribati (UTC+14)
- Samoa (UTC+13 hingga UTC+14 saat daylight saving)
- Tonga (UTC+13)
- Selandia Baru (UTC+12 hingga UTC+13 saat daylight saving)
Status Kiribati sebagai negara pertama merayakan Tahun Baru tidak lepas dari kebijakan pemerintahnya pada 1995. Saat itu, Kiribati menggeser zona waktunya ke timur agar seluruh wilayah negaranya berada dalam satu tanggal kalender yang sama.
Setelah Kiribati, perayaan berlanjut ke Samoa dan Tonga. Di kedua negara tersebut, pergantian tahun umumnya dirayakan dengan kegiatan keagamaan, tradisi lokal, serta acara kebersamaan masyarakat.
Selandia Baru kemudian menjadi negara besar pertama yang merayakan Tahun Baru. Kota Auckland kerap menjadi sorotan internasional berkat pertunjukan kembang api di Sky Tower yang menandai pergantian tahun.
Perayaan di kawasan Pasifik ini menjadi penanda dimulainya rangkaian Tahun Baru global. Setelah itu, pesta pergantian tahun bergerak ke barat, melintasi Asia, Eropa, Afrika, hingga akhirnya ditutup oleh negara-negara di benua Amerika.
">










