PAMEKASAN, Metaberita.com | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ibnu Aly menggelar kegiatan silaturrahim sekaligus asesmen bencana tanah longsor di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Senin, (19/01/2026)

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam. PMII Rayon Ibnu Aly hadir untuk memastikan warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah.

Dalam kegiatan asesmen, kader PMII Rayon Ibnu Aly melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak. Mereka berdialog dengan warga, mendata kerusakan rumah, serta mencatat dampak sosial yang ditimbulkan akibat pergerakan tanah.

Bencana tanah longsor di Desa Sana Daya telah berlangsung sejak beberapa hari dan memuncak pada Sabtu, (17/01/2026). Pergerakan tanah tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan struktural yang cukup serius.

Kerusakan yang terjadi meliputi lantai rumah yang amblas, dinding bangunan retak, hingga pergeseran fondasi. Kondisi ini membuat sebagian warga terpaksa mengungsi demi menghindari potensi longsor susulan.

Ketua PMII Rayon Ibnu Aly mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan melakukan pendataan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat terdampak.

“Silaturrahim dan asesmen ini merupakan bentuk kehadiran kami sebagai mahasiswa di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa PMII tetap konsisten menjaga nilai kepedulian sosial dan keberpihakan kepada rakyat kecil,” ujar Ketua yang akrab di sapa Khoyrul Anwar.

Bersama Warga Setempat PMII Rayon Ibnu Aly di Lokasi longsor | Foto Tim Meta

Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat langsung dalam persoalan kemanusiaan, terutama saat masyarakat mengalami bencana yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

">

Selain melakukan asesmen, PMII Rayon Ibnu Aly juga memberikan dukungan moral dengan mendengarkan keluhan serta harapan warga terkait penanganan dan pemulihan pascabencana.

Hasil asesmen tersebut rencananya akan dirangkum dan dijadikan bahan koordinasi dengan pihak terkait guna mendorong penanganan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Perangkat Desa Sana Daya dan warga setempat mengapresiasi kehadiran PMII Rayon Ibnu Aly. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu memberikan semangat serta dukungan moral di tengah situasi sulit akibat bencana tanah bergerak yang merusak permukiman dan mengganggu aktivitas warga.