Tinjau Longsor di Sana Daja, Bupati Pamekasan Imbau Warga Tetap Waspada
PAMEKASAN, Metaberita.com | Bupati Kabupaten Pamekasan, KH. Kholilurrahman, bersama Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Rabu pagi (21/01/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana alam akibat curah hujan tinggi.
Bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan sekitar 13 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain itu, longsor menyebabkan kerusakan pada 10 unit rumah warga, satu musala, serta satu dapur milik warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Ia menegaskan bahwa Desa Sana Daja merupakan salah satu wilayah yang secara geografis memiliki tingkat kerawanan longsor.
“Saya berharap masyarakat tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Curah hujan cukup tinggi, dan wilayah Sana Daja memang termasuk daerah yang tanahnya rentan terhadap longsor,” ujar Bupati Pamekasan di sela-sela peninjauan.
Selain itu, Bupati juga meminta peran aktif para tokoh masyarakat, khususnya perangkat desa, agar segera melaporkan setiap kejadian bencana, baik berskala kecil maupun besar, kepada pihak berwenang.
“Kami minta kepada seluruh tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk tidak menunda laporan. Sekecil apa pun kejadian, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan. Mereka meninjau sejumlah titik longsor serta berdialog langsung dengan para korban terdampak. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan berupaya mencari solusi terbaik, khususnya terkait rencana pembangunan kembali rumah warga yang terdampak bencana tanah bergerak tersebut.
“Pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi terbaik, terutama terkait tempat tinggal warga agar bisa kembali menempati rumah yang aman dan layak,” pungkasnya. (*)
">













